Apa Itu MPASI? Manfaat dan Cara Penerapannya
23 Juli 2026
Tahukah Moms, bahwa kebutuhan energi dan nutrisi bayi hingga usia 6 bulan dapat tercukupi hanya dari ASI? Oleh karena itu, bayi baru dianjurkan mendapatkan Makanan Pendamping ASI (MPASI) setelah berusia 6 bulan atau ketika sudah menunjukkan tanda kesiapan untuk menerima makanan tambahan.
Namun, di Indonesia masih banyak orang tua yang belum menyadari risiko pemberian MPASI terlalu dini. Tidak jarang bayi di bawah usia 6 bulan sudah diberikan makanan seperti pisang karena sering menangis. Padahal, tangisan bayi tidak selalu menandakan lapar, tetapi bisa disebabkan oleh berbagai hal lain seperti rasa tidak nyaman atau kelelahan.
MPASI sendiri adalah makanan tambahan yang diberikan kepada bayi usia di atas 6 bulan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang semakin meningkat. Meskipun ASI tetap menjadi sumber nutrisi utama, pada usia ini bayi membutuhkan tambahan vitamin, mineral, protein, dan karbohidrat yang tidak lagi dapat dipenuhi hanya dari ASI.
Pemberian MPASI memiliki banyak manfaat, di antaranya membantu melengkapi kebutuhan gizi bayi serta mengenalkan berbagai jenis makanan dan tekstur sesuai usia. Selain itu, MPASI juga melatih kemampuan bayi dalam mengunyah dan menelan, serta membantu mengurangi ketergantungan bayi terhadap ASI secara bertahap. Meski demikian, ASI tetap perlu diberikan, terutama selama tahun pertama kehidupan, karena MPASI berfungsi sebagai pelengkap, bukan pengganti.
Sebelum memulai MPASI, penting bagi orang tua untuk mengenali tanda kesiapan bayi. Beberapa tanda tersebut antara lain refleks menjulurkan lidah sudah berkurang, bayi mampu menegakkan kepala, dapat duduk dengan sedikit bantuan, menunjukkan ketertarikan pada makanan, serta tampak ingin meraih atau membuka mulut saat melihat makanan.
Dalam pemberian MPASI, orang tua juga perlu memperhatikan panduan yang tepat. Menurut IDAI, makanan pertama yang dianjurkan adalah berbahan dasar beras karena bersifat hipoalergenik dan minim risiko alergi. Sementara itu, bahan seperti gandum atau serealia lain sebaiknya ditunda hingga usia 8 bulan untuk menghindari gangguan pencernaan. MPASI juga sebaiknya dibuat sendiri (homemade) dengan memperhatikan variasi bahan makanan agar memenuhi kebutuhan energi, protein, dan mikronutrien bayi.
Dengan pemberian MPASI yang tepat waktu, sesuai kebutuhan, dan memperhatikan kesiapan bayi, tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal.
